Tags

, ,


Kemarin, 22 September 2011 kota-kota di seluruh dunia merayakan Carfree Day. Ada banyak laporan yang diterbitkan oleh ITDP (Institute for Transportation & Development Policy) perihal perkembangan baru Eropa yang telah berhasil memotong ketergantungan mobil dan meningkatkan jumlah pejalan kaki, pengendara sepeda, dan pemakai transpot umum. Dan berita yang tak kalah serunya berupa Park(ing) Day yang dilaksanakan di berbagai negara termasuk Indonesia.

Image: Hammarby Sjöstad development in Stockholm Sweden

Komunitas Eropa Vibrant New Low Car(bon)

ITDP telah mengeluarkan laporan baru yang mengkaji delapan perkembangan baru di seluruh Eropa dan menemukan bahwa desain dan langkah kebijakan perkembangan ini telah bekerja untuk membatasi penggunaan mobil yang digunakan saat bekerja. Perkembangan ini seperti rendahnya atas kepemilikan mobil dan berbagai cara penggunaannya, sedangkan tingkat pemakaian yang tertinggi yaitu dari penggunaan sepeda, berjalan dan transport umum daripada daerah yang sama perbandingannya atau daerah-daerah disekitar. Hal demikian juga berarti bahwa perkembangan ini memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibanding transportasi.

Greenwich Millenium Village di London memiliki cara penggunaan mobil yang sebesar 18%, kurang dari setengah di distrik sekitarnya yang sebesar 44%. Vauban, di Freiburg, Jerman, penggunaan mobil sebesar 16% dibandingkan dengan rata-rata seluruh kota yang sebesar 30%. Tingkat kepemilikan mobil di Houten hanya 80% dari kota di sekitar Zeist, Belanda.

Di Belanda penggunaan sepeda dalam GWL Terrein di Amsterdam adalah sebesar 50% dibandingkan dengan Amsterdam Barat yang tingkat penggunaan sepedanya sebesar 32%. Perkembangan-perkembangan ini bekerja karena memiliki sebuah perpaduan masalah yang meruncing dan mendesak dan langkah-langkah yang mempromosikan penggunaan trotoar, penggunaan sepeda, dan transport umum, dari peraturan pengguna jalan ketika pembuatan parkir mobil yang tidak sebagaimana mestinya. Langkah-langkah ini sejajar erat dengan 8 Prinsip ITDP.

Hal ini juga perlu diperhatikan bahwa hampir semua perkembangan ini diciptakan didekat pusat-pusat perkotaan dengan koneksi transportasi umum yang dekat. Hal ini dikombinasikan dengan langkah-langkah desain yang kuat agar bersepeda dan berjalan lebih aman dan menyenangkan yang diambil banyak dari “kebutuhan” kepemilikan mobil dan mengubah pemakaian mobil yang kurang penting.

Park(ing) Day

Tahun ini untuk pertama kalinya semua kantor ITDP berpartisipasi dalam Park(ing) Day. Pada awalnya diciptakan pada tahun 2005 oleh Rebar, seorang berkebangsaan San Fransisco yang berkemampuan seni dan studio desain, dan pada tahun 2010 Park(ing) Day makin merumput menjadi sebuah gerakan di seluruh dunia, termasuk pembuatan lebih dari 800 instalasi “TAMAN” di lebih dari 180 kota di 30 negara di enam benua.

Image: Park(ing) Day 2011 in Jakarta, Indonesia

Argentina

Di Buenos Aires, ITDP mendirikan beberapa taman mini dan mengisinya dengan bangku-bangku piknik, juga permainan untuk menarik perhatian orang yang lewat.

Brazil

Di Rio, ITDP bekerja sama dengan Transporte Activo serta Columbia StudioX di dua lokasi yang berbeda. Dengan StudioX, ITDP menciptakan acara Park(ing) Day di malam hari yang mencakup diskusi panel tentang kebijakan parkir yang diikuti dengan pesta dansa yang berlangsung sampai larut.

Cina

Di Guangzhao, ITDP memberikan bantuan teknis kepada LSM lokal, yang mengorganisir acara Park(ing) Day. Para siswa mengambil alih beberapa tempat parkir dan diubah sedemikian rupa menyerupai area piknik, juga terdapat meja lukis.

Hungaria

Di Budapest, ITDP Eropa mengadakan acara Park(ing) Day pada 19 September sebagai bagian dari Pekan Mobilitas Eropa. Mereka bermitra dengan Kementerian Pembangunan Nasional, Asosiasi Parkir Hungaria, Pemuda-pemudi Metropolitan, dan Kelompok Aksi Udara Bersih untuk mengambil alih tiga tempat parkir pusat kota dan mendandaninya pada hari itu.

India

ITDP bekerja sama dengan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup, Universitas CEPT dan Bakeri Pembangunan Perkotaan. Sedangkan di Chennai, ITDP bekerja sama dengan sebuah LSM lokal, perhubungan kota Chennai dan polisi lalu lintas mendidik masyarakat guna meningkatkan kesadaran perlunya manajemen parkir dan penegakan hukum yang lebih baik.

Indonesia

Di Jakarta, ITDP bermitra dengan produk kopi lokal yaitu Kopitiam, untuk mengadakan acara Park(ing) Day. Bisnis lokal telah khawatir dengan adanya sebuah ruang parkir ilegal dari trotoar hingga menyebabkan padatnya ruang bagi pejalan kaki sendiri. Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, juga menghadiri acara konferensi pers siang itu dan mengatakan, “Kembalinya area pejalan kaki di ruang publik dan membersihkan kendaraan yang diparkir, akan kami bantu demi menciptakan iklim yang baik, pertumbuhan ekonomi yang baik dan langit yang bebas polusi.” Adapun kegiatan lainnya berupa pertunjukan musik, dan tentu saja banyak minum kopi!

Meksiko

Meksiko bermitra dengan BiciRed jaringan nasional kelompok bersepeda untuk mengadakan acara Park(ing) Day tepat pada tanggal 22, yang juga diadakan sebagai World Carfree Day.

Artikel diterjemahkan secara bebas dari ebulletin ITDP

Advertisements